Cerita Silat lepas Khu Lung-Gan KL

Posted in Khu Lung | Leave a comment

Si Racun dari Barat

Siracun dari Barat (See Tok Ouw Yang Hong Tay Toan)

Episode lain dari 5 Jagoan Luar Biasa, khususnya menceritakan perjalanan Ouw Yang Hong di dunia persilatan

Karya Jin Yong (Chin Yung)

Orang selalu berlalu lalang dari Selatan ke Utara, buku merupakan harta yang tak ternilai, jalanan berliku-liku penuh bahaya. Konon pada Dinasti Tay Song, ketika Siauw Cong naik tahta, terjadi peperangan di perbatasan. Pasukan Kini (Tatar) menyerbu ke dalam perbatasan Kerajaan Tay Song, sehingga menduduki beberapa wilayah kerajaan Song, menimbulkan kesengsaraan para rakyat jelata.
Di daerah Selatan panorama sangat indah. Di sana terdapat tempat pelesiran dan rumah makan mewah, maka tidak heran daerah itu amat ramai. Di kotaraja, para pejabat dan hartawan hidup bersenang dengan minuman keras serta makanan leza t, sedangkan di jalanan justru terdapat begitu banyak mkyat jelata yang menderita, menahan lapar dan kedinginan.
Konon ketika Kaisar Kauw Cong melalui sebuah sungai di daerah selatan, pernah mencetuskan sumpah akan menghancurkan pasukan Kim (Tatar). Maka rakyat pun bersatu hati menghancurkan pasukan Kim yang menyerbu ke dalam perbatasan Kerajaan Tay Song.
Memang tidak begitu sulit melaksanakan itu, sebab di dalam istana terdapat seorang menteri bernama Lie Kang yang amat setia, sedangkan di perbatasan terdapat seorang jenderal yang amat gagah berani bernama Gak Hui.
Kalau mereka bersungguh hati untuk menghancurkan pasukan Kim, bukankah pasukan Kim yang menduduki beberapa wilayah Kerajaan Tay Song dapat diusir sekaligus dihancurkannya? Akan tetapi, di dalam istana justru terdapat seorang menteri dorna, sehingga membuat Kerajaan Tay Song menjadi berantakan.
Sedangkan kaisar hanya tahu bersenang-senang dengan para selir yang cantik jelita. Sudah barang tentu Kerajaan Tay Song menjadi bobrok tidak karuan, rakyat jelata sengsara dan menderita. Secara tidak langsung, kotaraja telah berubah menjadi kota pelesiran

Berikut cuplikan akhir kisahnya

….Bokyong Cen tersenyum, lalu berkata perlahan-lahan dan suaranya semakin lemah.
“Kau jangan memberitahu anak Kek, bahwa kau adalah ayah kandungnya! Seumur hidupmu hanya boleh .memanggilnya keponakan …”
Ouw Yang Hong sedih sekali.
“Mengapa anak Kek tidak boleh memanggilku ayah? Dia adalah darah dagingku, mengapa dia tidak boleh tahu itu?” tanyanya dengan suara gemetar.

Bokyong Cen terbatuk-batuk beberapa kali. Tampak darah mengalir keluar dari mulutnya. Kemudian dia ‘.^rsenyum sedih.
“Bagaimana kalau dia tahu tentang kakakmu dengan Pek Bin Lo Sat, etan bagaimana pandangan-nya terhadapmu denganku? Dia adalah seorang anak, apakah dia dapat bertahan tentang semua itu?
Seandainya dia.tahu, lalu bagaimana dia jadi orang di dunia persilatan?”
Ouw Yang Hong terdiam, namun berkata dalam hati, mulai sekarang dia bukan lagi seorang diri yang bisa pergi sesuka hatinya, sebab dia sudah mempunyai Ouw Yang Kek, dia harus membesarkannya.
Apabila Ouw Yang Kek tidak mengerti akan urusannya dengan Ouw Yang Coan, tentunya akan menimbulkan berbagai macam masalah bagi dirinya. Oleh karem» itu, Ouw Yang Hong berkata.
“Legakaniah naifmu, selamanya aku tidak akan memberitahukan pada Ouw Yang Kek tentang hal yang sebenarnya!”
Nafas Bokyong Cen semakin memburu, dan wajahnya sudah pucat pias sekali. Tiba-tiba Bokyong Cen menggenggam tangan Ouw Yang Hong erat-erat, bibirnya bergerak-gerak seakan ingin mengucapkan sesuatu, namun sudah tidak dapat mengeluarkan suara.
“Kau mau bicara apa?” tanya Ouw Yang Hong.
Bibir Bokyong Cen terus bergerak, tapi tetap tidak dapat mengeluarkan suara. Ouw Yang Hong segera menyalurkan hawa murninya ke dalam tubuhnya, barulah Bokyong Cen dapat mengeluarkan suara lirih.
“Rawat . . . rawat Ouw Yang Kek . . . rawat . . . rawat dia . . . baik .
. . baik .. .!” Ouw Yang Hong mengangguk dan mengangguk lagi. Tangan Bokyong Cen yang menggenggam lengan Ouw Yang Hong terlepas perlahan-lahan.
“Bokyong Cen! Bokyong Cen …!” teriak Ouw Yang Hong.

Bokyong Cen diam. Ternyata nafasnya sudah putus. Apabila Bokyong Cen tidak mati, pasti Ouw Yang Hong tidak akan melakukan kejahatan lagi. Dia akan menjadi orang baik. Akan tetapi, Bokyong Cen justru mati.
Ouw Yang Hong menggendong Bokyong Cen, lalu perlahan-lahan berjalan ke luar meninggalkan kuil tua itu sambil bergumam.
“Kau ikut aku pulang, ikut aku pulang saja! Aku akan terus berlatih Ha Mo Kang dan Hong Hoang Lak, sebab lima tahun yang akan datang aku akan ke Gunung Hwa San bertanding dengan Ong Tiong Yang, Toan Hong Ya, Oey Yok Su dan Ang Cit Kong. Lihatlah, apa
aku yang akan meraih gelar jago nomor wahid di kolong langit? Aku Ouw Yang Hong pasti berhasil meraih gelar itu . ..”
Ouw Yang Hong terus berjalan menuju Perkampungan Pek Tho San Cung dengan membopong jasad Bokyong Cen.
Sui Cing Cing menggendong bayi itu dan wanita cantik lainnya, terus mengikuti Ouw Yang Hong dari belakang.

Silahkan baca Si Racun dari Barat (File Pdf) atau di Wattpad

Posted in Chin Yung | Tagged , , , | 1 Comment

Pedang dan Kitab Suci

Pedang dan Kitab Suci

Puteri Harum dan Kaisar /Pedang dan Kitab Suci

Karya Besar Khu Lung dan telah di film-kan dalam 2 versi

Rembulan sisir tampak diantara aliran sebuah sungai. Didekat situ tampak sebuah kuburan, dimana ada beberapa orang tengah menyanyi dan menangis.

Mereka menyanyikan lagu berkabung dari suku Ui. Tan Keh Lok dan Ceng Tong buru-buru turun
dari kudanya, dan bertanya: “Kamu sedang berkabung untuk siapa?” Seorang tua Ui dengan berCucuran air mata, menyahut: “Hiang Hiang KiongCu!” (Puteri Harum) “Hiang Hiang KiongCu dimakamkan disini?” tanya Keh Lok dengan terkejut  
Menunjuk kepada sebuah kuburan baru yang masih belum kering, orang itu menyahut pula: “Ya, itulah!” “Tak boleh kita biarkan adik dikubur disini!” tiba- Ceng Tong menangis.
“Benar, ia senang akan Telaga Warna didalam perut gunung Sin-nia. Sering ia mengatakan: ‘aku akan merasa bahagia kalau dapat berada disini selama-lamanya’. Kita pindahkan jenazahnya kesana saja!” kata Keh Lok. “Siapa kalian ini?” tanya orang tua Ui tadi.
“Aku adalah Cici dari Hiang Hiang KiongCu!” sahut sigadis. “Ah, kau tentu Chui-ih-wi-sam, aku dulu menjadi anak buah dari regu ke 2 pasukan Pek Ki, pernah bertempur dibawah perintahmu,” tiba-tiba seorang Ui lain berseru.
Begitulah orang-orang Ui dan orang-orang gagah HONG HWA HWE dibantu pula oleh paderi 2 Siao Lim Si mulai menggali. Dalam sekejap saja, terbongkarlah sudah makam itu. Ketika papan batu yang menutup lubang tempat jenazah diangkat, hawa harum menyerbak keras. Tapi untuk kekagetan orang-orang itu, mereka dapatkan lubang itu kosong melompong. Keh Lok menyuluhinya dengan obor, yang tampak hanya segumpal darah ke-biru 2an, disamping situ terletak batu giok pemberiannya kepada Hiang Hiang dulu.
“Jenazah itu kami sendiri yang menanamnya disini. Dan sejak itu kami terus menungguinya disini. Mengapa kini jenazah itu hilang?” juga orang-orang Ui itu menyatakan keheranannya. “Nona itu sedemikian Cantiknya, tentulah titisan dewi. Kini ia tentu sudah kembali ketempat asalnya. Cici Ceng Tong dan CongthoCu harap yangan bersedih,” menghibur Lou Ping.
Keh Lok memungut, mainan giok itu untuk disimpannya. Diapun agak mempercajai keterangan Lou Ping itu. Tiba-tiba angin mengembus, dan bau harum kembali menyampok hidung orang-orang itu. Lewat beberapa saat kemudian, mereka menguruk kuburan itu lagi. Seekor kupu 2, entah dari mana datangnya tampak terbang diatas kuburan tersebut. “Akan kutulis beberapa huruf, harap nanti kau suruh “tukang yang pandai mengukirnya diatas batu nisan dan dif pasang dimuka kuburan ini,” kata Keh Lok kepada siorang tua tadi.
Cepat Sun Hi mengambil 2 potong emas untuk diserahkan kepada orang1 Ui itu. Lalu diambilnya kertas dan alat tulis. Setelah merenung sejurus, mulailah Keh Lok menulis sebuah sjair:
Penderitaan yang hebat, hati yang berkabut sesal, berakhirlah nyanyian merdu, susutlah sang rembulan. Didalam kota nan indah, terdapat segumpal darah kemilau. Sesaat kilau pudar, sesaat darah lenyap. Namun ban harum semerbak senantiasa! Benarkah gerangan dia? Menjelma seekor kumis.
Setelah mengheningkan Cipta sampai sekian lama, barulah rombongan orang-orang gagah itu berangkat kearah barat. Matahari bersinar gilang gemilang diufuk timur. Dan sampai disini Cerita ini telah: TAMAT. …. download

Download

Pemesanan DVD (Teks Indonesia ) diini atau baca sampai tamat Pedang dan Kitab Suci

Posted in Khu Lung | Tagged , | 1 Comment

Pendekar Negeri Tayli

PENDEKAR NEGERI TAYLI

PENDEKAR NEGERI TAYLI
(Thian Liong Pat Poh, Delapan Langkah Menuju Langit, Tian Long Ba Bu)
Yin Yong – Gan K L

Tian Long Ba Bu di ambil dari Novel Jin Yong dengan judul yang sama. Cerita kepahlawanan yang berpusat pada Pemimpin Pengemis Qiao Feng, Pangeran Duan Yu dan seorang biksu shaolin Xu Zhu. Cerita mereka di ambil pada masa Dinasti Song. Kisah Qiao Feng di mulai dari petualangannya untuk menemukan identitas diri yang sebenarnya, misteri tentang sebuah peristiwa 30 th yang lalu, yang menyebabkannya menjadi yatim piatu. Kisah Duan Yu tentang di mulai dari pertemuannya dengan beberapa saudara-saudara perempuannya lain ibu yang tidak dia ketahui sebelumnya (karena petualangan ayahnya waktu muda) dan pertempuran dengan Duan Yuan Qing. Xu Zhu adalah seorang biksu Shaolin tingkat rendah yang terperangkap di dalam pertikaian di dalam ShaoLin, dia sangat lah kuat dan mempunyai banyak rahasia.

Cerita silat yang terbaik pada abad ini. Selengkapnya baca Pendekar Negeri Tayli atau download di Gallery80 

Pemesanan DVD (Teks Indonesia ) diini

Posted in Chin Yung | Tagged | Leave a comment

Sin Tiaw Thian Lam

Sin Tiaw Thian Lam

Rajawali dari Langit Selatan
Lanjutan dari Sin Tiauw Hiap Lu

PENGARANG : Sin Long

Setelah Sia Tiauw Eng Hiong, lalu “Sin Tiauw Hiap Lu” maka kisah jago-jago luar biasa seperti YoKo dan yang lainlain tertunda karena pembuatan “Kisah Membunuh Naga”.

Walaupun “Kisah Membunuh Naga” masih bisa dianggap sebagai lanjutan “Sin Tiauw Hiap Lu”, namun kisah itu dapat dibilang berdiri sendiri, karena didalam „Kisah Membunuh Naga” hanya menyinggung sebagian kecil dari Kak Wan Siansu (dari Siauw Lim Sie), Kwee Siang (puteri Kwee Ceng – OeyYong, yang akhirnya menjadi pendiri partai perguruan silat GoBie Pay), dan. Thio Kun Po (pendiri Bu Tong Pay yang  akhirnya mengganti nama menjadi Thio Sam Hong).
Kemudian setelah tertunda pula oleh dibuatnya “Pendekar-Pendekar Negeri Taily” maka kini dilanjutkan pula dengan judul “Sin Tiauw Thian Lam”. Sebagai lanjutan “Sin Tiauw Hiap Lu”

Cerita “Sin Tiauw Thian Lam” menceritakan seluruh kegiatan Yo Ko bersama-sama dengan semua jago-jago yang pernah pembaca kenal didalam ‘Sin Tiauw Hiap Lu”, serta dengan munculnya jago-jago baru yang luar biasa, disamping yang akan memegang peran adalah putera Sin Tiauw Taihiap dengan Siauw Liong Lie, yang akan terlibat oleh persoalan dan urusan-urusan luar biasa.
Baca Ceritanya disini Sin Tiauw Thian Lam .

Setelah Anda membaca Sin Tiauw Thian Lam sampai tamat, jangan lupa baca lanjutannya yaitu “Beruang Salju ” dilanjutkan dengan ” Anak Rajawali” dan “Pendekar aneh seruling sakti

Posted in Chin Yung | Tagged | 3 Comments

5 Jagoan Luar Biasa

Disajikan Oleh : T.A.H.
Sumber : Buku Cersil
“PERTIKAIAN TOKOH-TOKOH PERSILATAN – HOA-SAN LUN-KIAM”
Karya : CHIN YUNG
Diceritakan Oleh : Sin Liong

KISAH “Hoa-san Lun-kiam” ini merupakan kisah pendahuluan dari Kisah “Sia Tiauw Eng-hiong” dan “Sin Tiauw Hiap Lu”, yang belasan tahun yang lalu pernah direncanakan untuk dicetak, tetapi karena terhalang kesulitan tehnis, sehingga ditangguhkan penerbitannya, dan yang baru sempat beredar adalah kedua cerita lanjutannya, yaitu Sia Tiauw Eng-hiong dan Sin Tiauw Hiap Lu.
Sebagai pendahuluan dari kedua cerita yang kami sebutkan diatas tadi, maka didalam Kisah “Hoa-san Lun-kiam” ini para pembaca akan bertemu-dengan Tokoh2 seperti Ong Tiong Yang, Oey Yok Su, Ang Cit Kong, Auwyang Hong dan It Teng Taisu.
Didalam Kisah ”Hoa-san Lun-kiam” ini, semuanya masih kanak-kanak sampai akhirnya menjadi jago dengan memiliki kepandaian yang sangat tinggi, dan terjadilah pertemuan-pertemuan diantara kelima tokoh persilatan itu diatas puncak Hoa-san.
Pertemuan2 inilah yang diberi nama “Hoa-san Lun-kiam.
Pengalaman-pengalaman para tokoh-tokoh persilatan itu sangat aneh dan luar biasa, mari kita mengikuti kisahnya. Kami yakin, kisah ini tentu akan memberikan kepuasan kepada anda, karena didalam Hoa-san Lun-kiam dikisahkan bagaimana Toan Ceng (Akhirnya menjadi It Teng Taisu), mengalami berbagai persoalan yang aneh dan pengalaman-pengalaman yang sangat seru, sehingga akhirnya Toan Ceng meninggalkan takhta kerajaannya.
Begitu juga pengalaman-pengalaman keempat tokoh persilatan lainnya seperti Ong Tiong Yang, Oey Yok Su, Auwyang Hong dan Ang Cit Kong, masing-masing memiliki pengalamannya sendiri-sendiri yang serba aneh.

Penerbit dalam Kata Pengantarnya mengatakan bahwa Kisah ini merupakan Kisah Pendahuluan dari Kisah Sia Tiauw Eng Hiong – Kisah Memanah Burung Rajawali yang legendaris itu. Dimana disini kisahnya khusus menceritakan mengenai Lima Tokoh Guru2 dalam Sia Tiauw Eng Hiong, yaitu Ong Tiong Yang, Oey Yok Su, Ang Cit Kong, Auwyang Hong dan It Teng Taisu.
Selengkapnya kita baca bersama saja, seperti apa kisahnya ini ………………..
Sedang mengenai keberadaan kisah ini benar2 Karya : Chin Yung atau bukan ……. saya sendira ya tidak tahu, Cuma disini akan kita rasakan bersama …… bagaimana sang penyadur yang mneyajikan kisah ini, bisakah menguraikan kisahnya dengan alur yang sesuai dengan harapan kita bersama ……. akan membawa kita dalam membaca kisah ini menjadi menarik atau tidaknya ……
Mudah2-an sipenyadur akan dapat mengisahkan cerita ini menjadi bacaan yang menarik, selamat membaca!
Dan sekali lagi apakah Kisah ini Karya : Chin Yung atau bukan saya tidak tahu!
Tetapi yang penting dari saya pribadi, adalah bahwa penyajian saya ini lumayan sekedar menambah koleksi2 Cersil anda dirumah, mudah2-an lebih banyak membawa manfaatnya dari pada mudharatnya ………… mengenai keaslian pengarangnya, ya sudah lah …… terserah anda2 semua ……. semoga memuaskan dan meambah wawasan kita semua, selamat membaca!!!!!!! — klik disini untuk memulai membaca Lima Jagoan Luar Biasa

—oo0oo—

Catatan Admin

5 Jagoan Luar Biasa terdiri dari 2 episod yaitu

Episode I
“PERTIKAIAN TOKOH-TOKOH PERSILATAN – HOA-SAN LUN-KIAM”
Atau Judul Aslinya adalah :
“SE CHIE WU CIAT – KISAH LIMA JAGO LUAR BIASA DUNIA PERSILATAN”

Episode II
Sia Tiauw Gwa Toan

Dan satu cerita terpisah dari tokoh 5 Jagoan Luar biasa pada episode “Si-Racun dari Barat

Posted in Chin Yung | Tagged , | 3 Comments

Kisah Membunuh Naga

Kisah Membunuh Naga (To Liong To/ Bu Kie)
 Original Author: Jin Yong (Chin Yung)
Original Title: Yi Tian Tu Long Ji
(Heaven Sword and Dragon Sabre)
BU KIE

Karya : CHING YUNG
Terjemahan: Tjan

Kisah Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga (tradisional: 倚天屠龍記; sederhana: 倚天屠龙记; pinyin: Yǐ Tiān Tú Lóng Jì) adalah novel silat karangan Jin Yong, merupakan bagian ketiga dari Trilogi Rajawali. Pertama kali diterbitkan sebagai serial di harian Ming Pao Juli tahun 1961.

Sebagaimana novel Trilogi Rajawali lainnya, kisah ini telah berulang kali diterjemahkan dalam berbagai bahasa dan media diantaranya film, serial televisi serta komik.

Walaupun dimaksudkan sebagai bagian terakhir dari Trilogi Rajawali, namun jarak waktu dengan kedua novel sebelumnya adalah lebih dari 100 tahun, sehingga tidak berkaitan langsung. Novel ini lebih menekankan pada intrik antara partai sesat dan partai lurus, kemunafikan partai yang dianggap lurus serta kiprah tokoh utamanya Thio Boe Ki dalam membela partai yang dianggap sesat dan menyatukan perpecahan di kalangan dunia persilatan sehingga dapat melawan penjajah. 

Cerita

Latar belakang dimulai pada zaman Dinasti Yuan, setelah kota Siangyang akhirnya jatuh ke tangan Mongol. Cerita berkisar seputar dua senjata sakti yang bernama Pedang Langit (倚天劍) dan Golok Pembunuh Naga (屠龍刀), yang diperebutkan di dunia persilatan. Kedua senjata tersebut berasal dari pedang baja milik pendekar rajawali Yo Ko dan dibuat atas permintaan Oey Yong dan Kwee Ceng, pendekar besar dalam dua novel sebelumnya. Golok pembunuh naga telah jatuh ke tangan xie xun yang berjulukan singa emas dari partai sesat ming,sedangkan pedang langit ada di partai Gobi,pendiri partai Gobi itu sendiri ialah putri dari pendekar kwee ceng dan oey yong yaitu kwee siang.

Thio Boe Ki / Zhang Wuji, adalah anak dari pendekar aliran lurus Butong / Wutang, yaitu Thio Cui San / Zhang Cuisan. Ayah Boe Ki adalah murid dari Thio Sam Hong / Zhang Sanfeng. Sementara ibunya, In So So / Yin Susu, berasal dari partai Elang Langit yang dianggap sesat. Thio Boe Ki lahir di pulau terpencil di sebelah utara Cina setelah orang tuanya terdampar dan terisolasi di pulau tersebut bersama ayah angkatnya Xie Xun. Xie Xun adalah orang yang paling dicari di dunia persilatan karena dianggap telah membunuh tetua dari berbagai partai dan menyimpan Golok Pembunuh Naga. Saat kembali ke Cina daratan, orangtua Boe Ki meninggal bunuh diri di depan matanya karena menolak paksaan para pendekar dunia persilatan untuk menunjukkan keberadaan Xie Xun dan Golok Pembunuh Naga.

Petualangan Boe Ki membawanya mempelajari kitab Kiu Im Cin Keng (tinju matahari), membantu resolusi konflik antara Sekte Ming dengan enam perguruan aliran lurus yang ingin menghabiskan Sekte Ming yang dianggap sesat. Ia mendapat kehormatan untuk menjadi ketua Sekte Ming,Di partai Ming thio boe ki menemukan ruangan yang berisi kitab jurus turun temurun partai Ming, setelah berhasil menguasai ilmu Menaklukkan Langit dan Bumi. Xie Xun yang selama ini dianggap sebagai musuh bersama dunia persilatan karena membunuh tetua aliran lurus, ternyata hanya korban dari gurunya sendiri yaitu Seng Kun, yang bersembunyi di Shao Lin dan berkomplot dengan Mongol untuk mengadu domba antar pendekar dan perguruan silat. Selain konflik antar perguruan silat, Boe Ki juga terlibat urusan asmara dengan empat perempuan yang mencintainya, diantaranya Thio Beng (Zhao Min) yang juga menimbulkan polemik karena Thio Beng ternyata adalah putri Minmin Termur dari Mongolia.

Baca selengkapnya sampai tamat kisah-membunuh-naga 

Setelah anda membaca Kisah Membunuh Naga ( To Liong To) , jangan lupa baca lanjutannya ” Anak Naga

Posted in Chin Yung | Tagged , , , , , , | Leave a comment